Mewujudkan Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan Indonesia Melalui Bioekonomi: Perspektif Ekonomi Makro
Dr. Alin Halimatussiadiah Associate Professor, Universitas Indonesia
Strategi Bioekonomi untuk Indonesia: Perspektif Kebijakan & Implementasi Definisi dan Potensi Kontribusi Bioekonomi di Indonesia
Agam Subarkah CEO & Founder, Cendikia Iklim Indonesia
Mendalami Bioekonomi, Bioprospeksi & Penerapan Access & Benefit Sharing
Dr. Angga Dwiartama Associate Professor, Sekolah Tinggi Ilmu Hayati Institut Teknologi Bandung
Tentang KEM Learning Day
Koalisi Ekonomi Membumi (KEM) merupakan sebuah gerakan kolaboratif lintas sektor yang bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan ekosistem investasi berkelanjutan yang mengakar pada kearifan lokal Indonesia. KEM hadir sebagai respons terhadap kebutuhan mendesak untuk menciptakan model pembangunan ekonomi yang tidak lagi bergantung pada pola ekstraktif, tetapi bertumpu pada inovasi keanekaragaman hayati, regeneratif secara ekologis, inklusif secara sosial, dan berdaya saing secara ekonomi. Kegiatan pembelajaran ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kapasitas, tetapi juga mendorong terbentuknya pemahaman dan strategi bersama dalam memperkuat ekosistem bioekonomi. Dengan mempertemukan perspektif lintas sektor dan pengalaman dari berbagai yurisdiksi, proses ini diharapkan menghasilkan pembelajaran yang aplikatif serta memperkuat posisi KEM dalam memengaruhi arah kebijakan, investasi dan pembangunan daerah menuju ekonomi hijau yang inklusif dan berdaya saing.
Mitra Kolaborasi
Yayasan Strategi Konservasi Indonesia (CSF Indonesia), berdiri tahun 2016, adalah lembaga nirlaba yang berfokus menggunakan pendekatan ilmu ekonomi lingkungan untuk pelestarian alam. YSKI mendukung kebijakan pembangunan berkelanjutan melalui analisis data, pengembangan kapasitas, dan kolaborasi untuk menyeimbangkan manfaat manusia dan ekosistem.
Mitra Kolaborasi
Cendekia Iklim merupakan firma konsultan berfokus iklim di Indonesia yang hadir untuk menjawab tantangan perubahan iklim melalui pendekatan terpadu dan multidisipliner. Dengan memanfaatkan jejaring Cendekia—yang terdiri dari para ahli lintas bidang seperti hukum, teknis, keuangan, dan komunikasi—Cendekia Iklim menyediakan solusi yang kontekstual, berdampak, dan disesuaikan dengan kompleksitas lanskap lingkungan Indonesia.
Mitra kolaborasi
Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) ITB yang didirikan pada Januari 2006, mengelola 10 (sepuluh) program studi pada tingkat S1, S2 dan S3 yang memberikan pendidikan multidisiplin untuk menghasilkan lulusan dalam ilmu dan teknologi hayati yang siap dan berani menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompetitif.